Jumat, 16 September 2011

[Fanfiction] Love Taste eps 1

Diposting oleh tiwiechan di 17.44 1 komentar Link ke posting ini



*****
PROLOG
Matahari baru saja  bangun , sinarnya yang malu-malu itu mulai membanjiri seluruh permukaan bumi
Membuat penghuninya membuka mata dengan enggan
“YA!! Hari ini pun aku menang darinya”  ucapku yang bangun lebih pagi dari Sunsine itu .
Ku angkat kampak yang agak berat ini , ku gunakan untuk membelah kayu
Sesekali tetesan keringat menggangu penglihatanku , aku segera mengusapnya dengan syal hangat yang ku lilitkan di leherku
Pagi ini sangat dingin , seperti biasanya
Aku harus merebuskan air mandi hangat untuk Min Ji – adik perempuanku
Kalian pasti kaget jika menemukanku sedang membelah kayu di zaman se-modern ini
Ku rasa , tapi ini tidak akan terlihat aneh jika kalian tinggal di sebuah daerah terpencil bernama Goseong .. yang terletak di Gyeongsang Selatan
Jangan tanya mengapa aku bisa terdampar di daerah seperti ini .. aku akan menjawabnya sebagai TAKDIR
Ayahku, Jung Soo Won adalah orang terkaya disini
Masyarakat Goseong pasti kenal dengan ayahku. Ya, karena mereka semua bekerja untuk ayahku disini
Ayahku seorang pembisnis Ilegal .. ia selalu menyelundupkan barang dari bandara dan menjualnya disini tanpa ketahuan beacukai
Oh ya , ayahku juga seorang pengelola kebun yang luasnya berhektar-hektar .. kalian tahu kebun apa itu ? Oh so Great !! kalian pintar , kebun Ganja .. tentu saja
Bisnis Ilegal ini sudah ayah Geluti sejak lama.
Ayahku seorang yang tegas dan berjiwa patriot , tapi beliau sangat mencintai keluarganya , Aku baru menyadari hal itu .. ketika ibuku wafat dulu
Ayah sangat terpukul dan berjanji untuk selalu mempriotaskan anak-anaknya di depan makam ibuku
Ayah bilang , jika bisnisnya ini terlacak oleh polisi .. maka ia menyuruhku untuk kabur dengan membawa adikku juga
Adikku .. Jung Min Ji , hmm bukan .. lebih tepat adik tiriku adalah seorang yang selalu semaunya dan semena-mena .. ia di asuh oleh ayahku sejak ibuku meninggal
Ibunya Min Ji menitipkan Min Ji pada ayahku , sebab ia ingin membangun rumah tangganya yang baru saat itu
Hmm ini sangat rumit jika ku ceritakan silsilah keluargaku ..
Apa ?? Cinderlella??
Tidak !! Bukan !!
Aku Bukan Cinderllela yang di tinggal mati ibuku dan di asuh oleh ibu baruku yang kejam
Bahkan , Jika dilihat dari NASIB , Nasib cinderllela lebih baik dari nasibku
Cinderllela mempunyai seorang kakak tiri yang jahat , sedangkan aku?? Min Ji memang suka sekali mempermainkanku .. tapi baru-baru ini, ia divonis menderita penyakit kelainan jantung
Aku tak tahu pasti .. tapi kurasa ini tidak terlalu bagus untuk hidupnya di kemudian hari
Yaaahhh .. apapun itu
Ku harap ..

*****
“ Hara !! Manaa air hangatku!!!” bentak seorang gadis dari dalam rumahnya
Sosok yang tengah melamun di tengah dinginnya pagi itu pun tersentak dan buru-buru membawa beberapa kayu yang sudah ia belah
“Ahh .. aku sedang membakar kayunya ..” jawab yeoja yang bernama Jung Hara itu
“Apa saja yang kau kerjakan dari tadi , HAH!! Kau tahu aku harus mandi dengan air hangat itu ..”  Min Ji berteriak sambil melempar cucian Hara ke halaman
“Maaf Min Ji .. aku akan bergerak cepat”
Min Ji menatap Hara tajam , ia pun buru-buru menutup pintu dengan keras
Ha Ra hanya bisa menghela nafas melihat tingkah Min Ji yang semakin hari semakin menjadi – jadi
Setelah ia membakar beberapa kayu di perapian , Hara pun beranjak ke halaman untuk memunguti beberapa pakaiannya yang di lempar Min Ji barusan
Satu per satu bajunya yang berserakan ia masukkan kembali ke dalam keranjang
Tapi tiba-tiba , tangannya bergetar dan menjadi sulit untuk di gerakkan
“aaiisshh .. keram .. kenapa disaat seperti ini?? aaiisshh” Hara menggengamnya dan mendumeli tangannya sendiri (?)
“mengapa bicara sendiri?”
Seorang namja datang sambil memungut satu baju yang bertebaran di halaman Hara
Hara nenoleh
Namja itu mengangkat pakaian Hara yang sudah becampur tanah basah
“pasti Min Ji lagi ?” tebakknya pasti
Hara menghampiri namja itu dan mengambil pakaiannya segera
“bukan rusanmu” jawabnya ketus
Namja itu tersenyum masam “Hayolah .. hentikan permainan ‘Cinderllela’ mu ini .. zaman sudah berubah dan kau bisa lancarkan oprasi ‘balas dendam’ pada adik tirimu itu” ucap Namja itu
Hara masih dengan ekspresinya yang datar
“baiklah , bawa aku pergi !! keluar dari dunia menjengkelkan ini .. keluar dari situasi ini .. kau tau aku sudah sangat muak .. ”
Hara mengayunkan tangannya , menatap namja di depannya dengan gusar
Namja itu tidak menyambut tangan Hara yang sudah di julurkan tepat di depannya , ia malah tersenyum dan mendekati Hara
“Jung Hara .. apa kau pikir , jika aku membawa lari dirimu , maka masalahmu akan selesai ?” katanya
“kau tidak bisa??”
“aku akan membawamu .. kau ingin aku menikahimu?”
Hara Terdiam dan menurunkan tangannya
“sudah , lupakan .. ku yakin kau tahu pintu keluarnya”
Hara berbalik dan meninggalkan namja itu sendirian di halaman rumahnya
Namja itu mengepal tangannya dengan keras
“belum bisa , Kim Dong Gun .. kau harus lebih bersabar”

****

“Periksa secara lebih spesifik ?” balas Appa mengulang perkataanku
Aku mengangguk sambil terus memegangi handPhoneku
“hmm .. itu akan lebih baik” ucapku pasti
“kau tahu , kalau di Goseong hanya ada klinik”
“aku tahu”
“kau meminta , aku mengizinkanmu pergi ke kota?” ucap Appa dari sebrang sana
“aku tidak tahu kalau rumah sakit besar selalu ada di kota , ku dengar .. Rumah Sakit daerah Mokpo  cukup baik”
aku menghampiri kaca yang berembun di dekat jendela kamarku sambil terus menunggu jawaban appa
“hmm baiklah .. pergilah ke Seoul !” jawab appa dengan ragu
“aku tidak bilang , Seoul !!”
aku terkejut mendengar keputusan appa
“aku tidak yakin dengan rumah sakit yang kau bicarakan itu , rumah sakit seoul lebih baik di negri ini .. jadi bawalah adikmu kesana”
Appa terdengar agak bimbang
“appa .. kau yakin ?”
Aku mendengar hembusan nafas appa dari speaker handphone ku .. ku rasa appa benarbenar sedang berfikir keras
“hmmm .. kau tahu , aku akan melakukan apapun demi anak-anakku ..
Bawalah Min Ji ke Seoul untuk mendapatkan pengobatan.. dan bawa dia kembali setelah penyakitnya hilang ..”
Aku terdiam mendengar permintaan ayahku
Tanganku, tak ku sadari sudah menggambar hati dikaca kamarku yang tengah berembun
“Ha Ra – ya ?” panggil appa kemudian
“~ahh .. iya ..?” aku tersentak dari lamunanku
“apa kau sedang membuat gambar hati?” tanya appa
GLEK!! Benar !!
“ ....”
“kau akan membuat gambar hati jika kau menyukai oranng yang sedang berbicara denganmu , benar ‘kan?”
Appa benar-benar penebak ulung
Aku tak bergeming
“hahahaha .. kebiasaanmu sama dengan mendiang ibumu ^^ .. baguslah .. berarti , kau menyayangi aku .. ayahmu”
“ten .. tentu saja , apa yang kau bicarakan .. mana mungkin aku .. aku ..”
“Hara-ya .. pergilah ke Seoul secepatnya
Apartement , Rumah sakit serta yang lainnya akan ku urus , Hiduplah beberapa bulan disana
Makan teratur , Bermain , tertawa dan bekerja .. lakukan layaknya manusia biasa .. aku akan menamarkan identitas aslimu
Kau tak perlu khawatir”
“hmm .. aku akan membicarakannya dengan Min Ji .. baiklah ..”

[sambungan terputus]

****
Senin Pagi
Ayah benar-benar mengutus beberapa anak buahnya untuk mengantar kami sampai Seoul dengan selamat , mereka sudah memindahkan bebeapa barang ke mobil sejak dari pagi
Min Ji yang masih ogah-ogahan bangun pagi , ku seret untuk melanjutkan tidurnya di mobil agar kita tidak ketinggalan kapal di pelabuhan
Aku juga sesekali membantu para anak buah ayahku untuk mengangkat barang-barang ke bagasi
Tak sengaja , aku menangkap sosok Dong Gun dari balik semak halaman rumahku , tempat ia biasanyanya muncul tiba-tiba
Aku terdiam , sedangkan dia mulai mendekatiku perlahan
“kau mau pergi?” tanyanya datar
“aku akan pergi” jawabku pasti
“Seoul”
“.....”
Aku terdiam , Dong Gun malah tertawa miris
“hhh .. jadi ini yang kau sebut melarikan diri?? .. membawa anak itu ?”
Dong Gun menatap Min Ji yang berada di dalam mobil
Min Ji menyadarinya
Tapi , sebelumnya .. aku sudah membawa Dong Gun lebih jauh lagi untuk menghindari tatapan curiga dari Min Ji
“apa yang kau inginkan? Hah? Aku sudah akan pergi , dan kau masih membuat masalah?”
Aku mulai agak kesal dengan sikap Dong Gun yang sok mengasihaniku
“apa kau bahagia?” tanya DongGun tiba-tiba
“apa?? Apa yang kau bicarakan?”
“aku tanya , apa kau akan bahagia jika hidupmu seperti ini terus?”
“bukan urusanmu ..”
“kau menderita .. itu yang membuatku tidak bisa hanya tinggal diam , menonton drama memilukan ini”
Kata-kata Dong Gun membuatku kaget , dan terdiam untuk menatapnya
‘apa maksudmu?’ tanyaku dalam hati
Tak ada keberanian yang cukup untuk ku lanjutkan percakapan ini
Klakson mobil sudah di bunyikan , ku rasa mereka memanggilku untuk segera naik
Aku langsung bergegas masuk dan meninggalkan Dong Gun yang masih berdiri menatap kepergianku
Dadaku sungguh sesak tiap kali menemuinya , entah kenapa ..
Aku menghela nafas setelah terduduk di samping supir dan memegangi dadaku
“iisshh .. sungguh mengharukan , perpisahan antara romeo dan juliet .. yiiiaaakkss” Min Ji mengolokku
“diamlah ..”
Aku tak ada rasa untuk melanjutkan hidup ini
Sungguh , mengapa begitu sulit
Tidak adakah yang memahmi perasaanku
Ah , sudahlah

[4 jam berlalu]
Kami sudah mendarat di Incheon dengan selamat , ayah langsung mnghubungiku dan menanyakan keadaan kami
Beberapa bodyguard sudah mengawal kami sesampainya kami di airport
Ayah sudah merencanakan ini
Ayah bilang , ia sudah mengirimkan lamaran pekerjaan atas namaku ke beberapa perusahaan di sini , dan beberapa darinya diterima tanpa tes apapun lagi .. ayah juga bilang kalau nilai nilaiku sangat baik , sehingga tak akan sulit untuk mencari pekerjaan
Lalu , dengan kasar .. Min Ji merebut HandPhone ku yang sedang ku gunakan untuk menelpon ayah
Ia mengambilnya begitu saja. Ah Min Ji mulai lagi
“ayaaahh .. kau tahu , seoul sangat keren .. apa kau memberikanku uang saku disini? Ada banyak barang yang ingin ku beliii ..
Ahh benar kah ?
Lalu , aku akan tinggal dimana ?
Appartement ? lavender ?
Yaaa .. kuharap itu tidak terlalu sempit untuk di tempati ber DUA ..”
Min Ji agak menekan suaranya dan menatapku sinis
“hah? Pembantu? Tidakk usaaahh ..
ayah , aku bersama kakak .. jadi tidak perlu ada pembantu .. kakak akan merawatku lebih baik dari seorang pembantu .. IYA ‘KAN KAKAK ..”
Min Ji lagi-lagi menatapku geram , seperti harimau yang hendak mencabik mangsa di depannya
Aku mengagguk dan menyetujui usulan Min Ji
Setelah mendengar itu , Min Ji tersenyum pait , ia menyenggol bahu ku dan berjalan mendahului ku
Aku sudah tidak tahu harus berbuat apa , kurasa semua versi ‘kesabaran’ sudah ku lakukan dan semua tetap begini
****
Hara merebahkan tubuhnya ke kasur empuk di rumah barunya
Rasa lelah yang begitu banyak hendak di lampiaskannya untuk tertidur , tapi apa daya .. suara rengekan itu terus saja membahana
“HaRaa .. aku lapaaaarrr .. !!”
Ha Ra dengan ogah-ogahan mendekati Min Ji yang berteriak dari dalam kamarnya
“kau ingin makan apa? Akan ku buatkan?” tanyaku kemudian
“apa?”
Min Ji terbangun dari tidur-tidurannya
“buatkan??
 Aku tidak mau ..!! kau pikir , aku jauh-jauh kesini , Seoul .. hanya untuk memakan masakanmu Lagi? Aahhh aku bosan , beli lah di luar .. aku ingin pai apel” perintah Min Ji semena-mena
Ha Ra memejamkan matanya , menahan kekesalan yang amat pada Min Ji , lalu ia segera keluar mencari makanan itu
Kota ini adalah kota asing baginya , dan dia .. anak itu .. menyuruh Ha Ra pergi untuk mencari sebuah pai hanya untuknya makan
Ckckck ..
Sebagai kakak tirinya , harusnya Ha Ra lebih tegas pada Min Ji , tapi entah mengapa .. Ha Ra akan manjadi sangat lemah jika ia sudah berhadapan dengan Min Ji , padahal Min Ji lebih muda darinya 1 tahun .. Ha Ra sangat punya hak untuk tidak menyanggupi apapun yang di perintahkan Min Ji padanya
Apa hanyaa karena Min Ji sedang sakit , jadi Ha Ra tidak berani membantah apapun yang Min Ji katakan?
Apa karena kita berpenyakit , lalu apapun akan kita dapatkanbegitu mudah? Tinggal katakan saja ‘aku sedang sakit’ dan semua akan menuruti apa yang kita katakan
Tidak
Itu tidak benar, seseorang harusnya lebih berlapang dada jika ia sedang dihadapkan oleh penyakit. Entah penyakit itu bersifat mematikan atau hanya sementara
Tapi , Min Ji tidak mempunyai rasa itu
Baginya , hidup sesuai dengan keinginan dan kemauannya adalah yang segalanya
Ha Ra keluar dari pintu appartementnya , dan segera menuju toko kue terdekat
Saat itu , seorang tetangga yang tinggal bersebelahan,  memperhatikannya keluar dari kamar yang dulunya kosong
Si tetangga pun mulai menghampiri Ha Ra yang sedang kebingungan mencari toko kue
“annyeonghaeo ^^” sapa orang itu ramah
Ha Ra yang kaget hampir berteriak setelah mendapati sosok asing tiba-tiba berdiri di depannya
“oh maaf , kau terkejut??” tanyanya mulai gak enak
“aah .. aniya” jawab Ha Ra ramah sambil masih mengusap dadanya
Namja itu tersenyum dan mengulurkan tangannya
“Park In Jun imnida .. aku tetangga barumu ^^ salam kenal” sapa orang yang bernama In Jun itu dengan ramah
Ha Ra pun menyambut uluran tangan itu “Jung Ha Ra ..”
Mereka pun berjalan bersamaan
“nona Jung , bukannkah perjalananmu pasti sangat melelahkan , mengapa tidak istirahat?” tanya In Jun kemudian
Ha Ra menatapnya sekilas
Sesosok Pria yang sepertinya sebaya dengannya , dengan jaket kupluk dan bercelana pendek .. sangat ramah .. tatapannya .. membuat semua orang yang melihatnya jatuh pingsan
Ha Ra hanya tekekeh mendengar pertanyaanya
“oh iya .. apa kau tahu toko kue , didekat sini??” tanya Ha Ra kemudian
In Jun pun menganguk “di ujung jalan sana , ada toko kue .. rasanya sangat enak, aku akan mengantarmu , tetangga baruku ^^ ”
“aahh tidak usah , aku akan merasa di repotkan olehmu .. tuan Park .. terima kasih banyak”
Ha Ra pun buru-buru pergi ke tempat yang In Jun maksudkan barusan
In Jun menatapnya terus hingga sosok Ha Ra menghilang dari penglihatannya
Lalu , tiba-tiba
Ponsel In Jun pun berdering , setelah melihat nama penelponya.. In Jun tersenyum dan langsung mengangkatnya
“Park In Jun disini ..
Iya , mereka sudah sampai ..
Hmm aku tau , kau tenang saja ..
 iyaa ..
Salam untuk ayahmu .. bye”
In Jun memutus telponnya
Ia kemudian tersenyum memandangi arah Ha Ra pergi tadi
Rasanya , In Jun menyimpan beberapa rencana untuk itu
*evil smile*
Kkk

****
Ha Ra sampai di kamarnya dengan membawa satu boks kue pesanan Min Ji
Tapi , saat Ha Ra memasuki meja makan
Ia melihat sosok Min Ji yang tengah makan dengan berbagai lauk di depannya
“ka .. kau sudah makan?” tanya Ha Ra kaget
Min Ji tak mempedulikan ucapan Ha Ra .. ia terus melahap makanan di depannya
“dari mana makanan ini? YA! Min Ji-ah .. jawab aku!!”
Ha Ra menaruh boks kue nya di meja lalu menghampiri Min Ji
“aku tanya , dari mana asal makanan ini ? kau bilang , kau ingin makan kue pai .. dan aku membeli nya untukmu .. saat aku sudah membawa kue yang ingin kau makan .. kau malah memakan makanan lain ..” Ha Ra mulai keki
“YA!! Bisakah kau diam!! Kau lihat aku sedang apa? Bisakah kau biarkan aku menikmati makannanku ? ..
Memang , aku menuruhmu untuk membeli kue , tapi kau begitu lama
Kau fikir , aku akan diam saja disaat perutku sudah benar-benar lapar ??
Aku menyuruh anak buah ayah , untuk membeli ini semua ..
Soal kue ? kau makan saja sendiri” celoteh Min Ji tanpa meneoleh sedikitpun pada Ha Ra
Ha Ra benar-benar Kekki pada kelakuan Min Ji ..
“AAAAAAAAAAAAAAAA... YA .. LAKUKAN SESUKAMU .. SESUKAMU!!”
‘BRAAAAKK!!’
Ha Ra membanting pintu kamarnya
Min Ji kaget dan langsung ngedumel sendiri
“ada apa dengannya ..”

[Hara’s room]
Hara mengacak-acak rambutnya sendiri
Ia benar-benar kesal kali ini , sesekali Hara menekan nafas nya hanya untuk mendapatkan kestabilan sistem pernafasannya kembali
Hara terus mondar mandir di dalam kamarnya sambil terus mengerutu
“apa sih , mau nya?
Jung Min Ji .. apa dia mau membuatku mati di usia muda ?
Issshh ..
Kalau dia tau , dia bisa menyuruh anak buah ayah untuk membelikan makanan , mengapa tidak ia katakan sejak tadi ?
Kenapa ia menyuruhku ?
Membeli kue , dan bahkan aku pun tak kenal tempat ini ?
Aaaaaiiissshh .. Min Jiii ....
Kau akan mati di tanganku ..
Aaaaaiiissshhh ...”
Tak lama , Bel pintu pun berbunyi
Ha Ra yakin , Min Ji ogah sekali membukakan pintu untuk tamu tersebut
Lalu , mau tak mau .. Ha ra lah yang harus keluar untuk membukakan pintu
Saat keluar dari kamarnya , HaRa menatap Min Ji dengan tatapan bengis .. Min Ji yang ga sengaja melihat tatapan itu hanya cemberut dan balas menatapnya
‘DING DONG’
“yaaa .. sebentar ..”
Hara lupa untuk melihat sosok tamunya itu dari balik navigator yang di pasang i sebelah pintu rumahnya
Ia hanya ingin cepat-cepat membukakaan pintu untuk tamunya
Setelah pintu terbuka
TARAA
Park In Jun berdiri di ambang pintu , ia telah berganti pakaian dan membawa beberapa plastik penuh makanan
“Haloo nona Jung , aku datang untuk berkunjung .. apa aku tamu pertama mu? Ku harap begitu ..” In Jun tersenyum sambil sesekali melik-liukkan badannya untuk menghibur Hara
Hara tersenyum
Tapi , kemudian Min Ji datang
“siapa yang da .. tang ..” Min Ji melongo melihat sosok pria imut yang sedang berbicara dengan Hara
*author yakin , Min Ji ga napas pas liat In Jun ~kkkk*
“nugu . . ? nuguya?” Min Ji berbisik pelan kepada Hara
Hara sudah hafal gelagak Min Ji jika melihat cowok cakep .. pasti begini deh jadinya -__-
“Park In Jun ..” sapa In Jun , seraya mengulrkan tangannya ramah
Min Ji yang masih terkaku , tambah terpesona saat In Jun memperkenalkan dirinya sendiri
Tanpa babibuba lagi , Min Ji menyambut uluran tangan itu , dan menyuruhnya masuk
“aku .. Jung Min Ji ..”
****
Hara menyiapkan minuman untuk tamunya itu
Sedangkan Min Ji teruuusss menatap wajah In Jun yang kini duduk di depannya
“kalian berasal dari mana?” tanya In Jun membuka topik
“Goseong , kau pasti tak tau daerah itu .. itu daerah terpencil ..” jelas Min Ji
“hmm .. aku tahu .. tepatnya di Gyeongsang bagian selatan ‘bukan?”
“iyaaa .. benar , kau sangat pintar” senyum Min Ji memancarkan aura nakal (?)
“kau tahu daerah sana?” Hara ikutan nimbrung , sambil meletakkan minuman ke atas meja
Min Ji memelototinya dan memberi aba-aba untuk segera meninggalkan mereka berdua , tapi Hara tidak mau :p
“yaa , aku pernah melakukan penelitian di daerah sana” jawab In Jun samil menatap Hara
Min Ji tidak suka itu
Lalu ia menarik tangan In Jun agar In Jun segera menatapnya
“oh ya? Lalu .. apa pekerjaanmu?” tanya Min Ji kemudian
“aku .. bekerja di sebuah prusahaan olahan kue” ucap In Jun pasti
“wuuuaaahh .. aku suka kue” seru Min Ji kemudian
Hara kemudian membalik kepalanya ke belakang
‘apa? Suka kue? Lalu .. apa kau lakukan pada kue yang barusan ku beli? Iiissshh apa-apaan itu’ dumel Hara
“apa kau sudah menikah?” tanya Min Ji kemudian


"belum "
Min Ji tersenyum senang


"kalau ... paaacaarr ??"


In Jun menggeleng


'YEEAAAHH'
Min Ji semakin sumeringah .. ia tersenyum sambil mengepalkan tangannya

sedangkan Hara hanya bisa menggeleng mendengar pertanyaan-pertanyaan Min Ji pada In Jun

“hmm sepertinya sudah banyak pertanyaan yang kau ajukan padaku .. apa boleh , sekarang aku yang bertanya?” kata In Jun kemudian
“tentu ..”
Min Ji agak mendekatkan duduknya ke samping In Jun
“Perusahaan Jung kontruksi , perusahaan bisnis Impor di daerah Goseong ..
Apa .. kalian mengetahuinya ??”

DEG
Hara dan Min Ji menjadi pucat seketika
Jung Kontruksi
Adalah prusahaan Ilegal
Dan
Pemiliknya
Adalah

Ayah mereka ...
 [to be continue]

Kamis, 15 September 2011

Opera - Super junior

Diposting oleh tiwiechan di 12.01 0 komentar Link ke posting ini



Ratin, ratin swipji anheun eoneodeullo tto hogeun geukjeok, geukjeok seutorie ppajyeodeulgo
Gajang bissan oseul oseul ipgo ua jom tteolmyeonseo geukjangui gajang joheun jwaseoge manjokhan neo
Yeogin dareuda
Nae ssyo, nae ssyo, opera noraehaneun opera chumchuneun nae opera
Neomu joheunikka jeongdabeun igeonikka
Nae ssyo, nae ssyo, opera
naega mandeun opera sesang meotjin opera
Ige joheunikka da gibun joheunikka
Neomu joheunikka jeongdabeun igeonikka
Ige joheunikka da gibun joheunikka
Mudae wi geu challanhan jomyeongaraero eokkae wi ssodajyeo naerineun geu
galchae sogedo
Moduga hanbeonjjeum kkum kkun sarang, baesinkkajido i jjarbeun 3bun, 4bun geu ane da itdago
Baro yeogidaNae ssyo, nae ssyo, opera noraehaneun opera chumchuneun nae opera
Neomu yumyeonghaeseo da michyeodeul bonikka
Nae ssyo, nae ssyo, opera naega mandeun opera sesang meotjin opera
Neomu meosisseoseo da ulgo nallinikka
Neomu yumyeonghaeseo dadeul michyeo bonikka
Neomu meosisseoseo da ulgo nallinikka
Swipjineun anchi na sumi cha maldo motal ttaega isseo ne mami wonhan geol jjocha mugeoun suteu beoseo beoseo
Mochareuteu, hendel, bije geu sogui eomcheongnan yaegiga hanado bureopji anke naega da boyeojulge jal bwa
Nae
ssyo, nae ssyo, opera noraehaneun opera chumchuneun nae opera
Neomu joheunikka jeongdabeun igeonikka
Nae ssyo, nae ssyo, opera naega mandeun opera sesang meotjin opera
Ige joheunikka da gibun joheunikkaNeomu joheunikka jeongdabeun igeonikka
Ige joheunikka da gibun joheunikkaNeomu joheunikka jeongdabeun igeonikk

Because Of You (OST My Princess) - Beast

Diposting oleh tiwiechan di 11.51 0 komentar Link ke posting ini


Jokeumsik dakasuhbolgae nul wihae utsuhbolgae
Baby girl oh my baby girl yeah
Ahjikeun ahnin chukhaedo uhnjankan utsobolge
Baby girl oh I know nuhdo nal wonhae
Doogeun doogeun maeun sulraego
Jakujaku nuhman saengkakna
Maleun ahn heado aljeana
Nuh ddaemooningul, nuh molreulnungul
Nah mail nul bwado bwado bogoshipuh wae eerea
Sarangeeragul, nan mollaratdungul
Eejaeya aljana, na golbaekhalge my girl
Neu jigeum cheorunman, itsuh jwo oh my shiny girl
Baby baby want you want you girl
Sarangingabwa, oh oh oh oh yeah, oh oh oh oh yeah
Baby baby want you want you girl
Saranghanabwa, oh oh oh oh yeah, oh oh oh oh yeah
Salmeosi dagawajulae
Nal bwomeon utsujulrae
Bay girl oh my baby girl yeah
Ahjikeun ahnirahaedo
Unjaengan utsuhjulrae
Baby girl oh you know
Na man aljana
Doogoon doogoon maeun sulraego
Jakujaku nuhman saengkakna
Eerun nun nae mam aljanah
Nuh daemooningul
Nuh molreulnungul
Nan maill nul bwado bwado
Bogoshipuh wae errea
Sarangeerangul
Nan mollaratdungul
Eejaeya aljana
Na gobaekhalgae, my girl
Nuh jigeum cheorunman
Itsuh jwo, oh my shiny girl
Nuhraneun ahkyungreul sugo bwarabonun saesang
Modungae yeopuhboeo nuhmoo ahreumdawoah
Eerun pyemeon jal ahnhanun style eejiman
Nul bwomeon nado molrea naohnun maeeji mwo
Huh huh gaseumi ddugeuwoah daechoong
Baekdo jungdo dweanun guh gateh
Tuljiki jikjeoneh poongsuhn cheorum
Jacco keojinun maeumrul uhsuh gajeogajwo (nuh ddaemooningul)
Nuh daemooningul
Nuh molreulnungul
Haroojongil ahmoogutdo halsu uptsuh Uhddokhae
Algo itnungul, sarangeerangul
Nae geoteh itsuhjo nae sojoonghan nun, my girl
Na eejae nuhman barabolgae oh my shiny girl
Baby baby want you want you girl
Sarangingabwa, oh oh oh oh yeah, oh oh oh oh yeah
Baby baby want you want you girl
Saranghanabwa, oh oh oh oh yeah, oh oh oh oh yeah

GoodBye Princess - Monday Kiz

Diposting oleh tiwiechan di 11.01 0 komentar Link ke posting ini



Good bye good bye my princess
ijen neoreul bonaelge nalgaereul pyeogo jeo haneul nopi naraga
Good bye good bye my princess
hajiman gieokhaejwo oraedorok neol jikyeojudeon nareul good bye
dorabomyeon soneul naemildeon geon eonjena nayeosseo neoneun kkumman kkuji
wae naege niga kkuneun kkumen nae jarin eopdago geuri swipge malhani
suljane gidae jineun haessari nunbusyeo
sure chwihae tteoreojin nunmuri nunbusyeo
uljima uljima neol ulligin sirheo
suljane gidae jineun haessari nunbusyeo
sure chwihae tteoreojin nunmuri nunbusyeo
uljima uljima geurae neol wihaeseo
nan geuraeya geuraeyaman handamyeon
Good bye good bye my princess
ijen neoreul bonaelge nalgaereul pyeogo jeo haneul nopi naraga
Good bye good bye my princess
hajiman gieokhaejwo oraedorok neol jikyeojudeon nareul good bye
suljane gidae jineun haessari nunbusyeo
sure chwihae tteoreojin nunmuri nunbusyeo
uljima uljima neol ulligin sirheo
suljane gidae jineun haessari nunbusyeo
sure chwihae tteoreojin nunmuri nunbusyeo
uljima uljima geurae neol wihaeseo
nan geuraeya geuraeyaman handamyeon
Good bye good bye my princess
ijen neoreul bonaelge nalgaereul pyeogo jeo haneul nopi naraga
Good bye good bye my princess
hajiman gieokhaejwo oraedorok neol jikyeojudeon nareul
saranghae, saranghae, naui Princess
neoreul bonaelge nalgaereul pyeogo jeo haneul nopi naraga
good bye, good bye, my love
hajiman gieokhaejwo yeojeonhi neoreul gidarineun nareul saranghae
//
Good bye good bye my princess
이젠 너를 보낼게 날개를 펴고 저 하늘 높이 날아가
Good bye good bye my princess
하지만 기억해줘 오래도록 널 지켜주던 나를 good bye
돌아보면 손을 내밀던 건 언제나 나였어 너는 꿈만 꾸지
왜 내게 니가 꾸는 꿈엔 내 자린 없다고 그리 쉽게 말하니
술잔에 기대 지는 햇살이 눈부셔
술에 취해 떨어진 눈물이 눈부셔
울지마 울지마 널 울리긴 싫어
술잔에 기대 지는 햇살이 눈부셔
술에 취해 떨어진 눈물이 눈부셔
울지마 울지마 그래 널 위해서
난 그래야 그래야만 한다면
Good bye good bye my princess
이젠 너를 보낼게 날개를 펴고 저 하늘 높이 날아가
Good bye good bye my princess
하지만 기억해줘 오래도록 널 지켜주던 나를 good bye
술잔에 기대 지는 햇살이 눈부셔
술에 취해 떨어진 눈물이 눈부셔
울지마 울지마 널 울리긴 싫어
술잔에 기대 지는 햇살이 눈부셔
술에 취해 떨어진 눈물이 눈부셔
울지마 울지마 그래 널 위해서
난 그래야 그래야만 한다면
Good bye good bye my princess
이젠 너를 보낼게 날개를 펴고 저 하늘 높이 날아가
Good bye good bye my princess
하지만 기억해줘 오래도록 널 지켜주던 나를
사랑해, 사랑해, 나의 Princess
너를 보낼게 날개를 펴고 저 하늘 높이 날아가
good bye, good bye, my love
하지만 기억해줘 여전히 너를 기다리는 나를 사랑해



cr : http://romanization.wordpress.com

LYRIC 사랑해본 적 있나요 – Kim Yoo Kyung

Diposting oleh tiwiechan di 10.54 0 komentar Link ke posting ini
Prosecutor Princess OST Lyrics
사랑해본 적 있나요 – Kim Yoo Kyung


siganeun gipi jamdeulgo nan kkumsogeul geoniljyo
pingkeubit gaseume muldeun sarange ppajyeotjyo


chagaun bombimajeodo ttatteutage naeryeowa
eoreoitdeon nae maeumsoge sarangeul naerijyo
seolleneun baramgyeore sarangi naegero watjyo
du bore heureudeon nunmuldeureun sori eobsi nuneul gamjyo
kkum sok geurim gateun saranghae bon jeok innayo
nunmul sogeseo pieonan iseul gateun sarangeullyo
gyejeoreun bakkwieogado nae maeumeun bomijyo
naege on seonmul gateun sarang japgoman sipeoyo
seolleneun baramgyeore sarangi naegero watjyo
du bore heureudeon nunmuldeureun sori eobsi nuneul gamjyo
unmyeong gateun geureon saranghae bon jeok innayo
yeonghwa sogeseo geurideon soseol gateun sarangeullyo
seuchyeojinagan uyeon soge mannami
ijeya naege jeongmal chajaongeojyo
kkum sok geurim gateun saranghae bon jeok innayo
nunmul sogeseo pieonan iseul gateun sarangeullyo


unmyeong gateun geureon saranghae bon jeok innayo
yeonghwa sogeseo geurideon soseol gateun sarangeullyo





cr : http://awansetya18.blogspot.com
 

moshi-moshi ^^ Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez